Pentingnya Menghitung Usia Kehamilan

  • 2 min read
  • Sep 19, 2021
Menghitung Usia Kehamilan

Sebuah kebahagiaan tersendiri ketika seorang perempuan mendapatkan hasil positif ketika melakukan tes kehamilan. Namun, setelah melakukan tes kehamilan, apakah para calon ibu tersebut mengetahui sejak kapan kehamilan dimulai dan kapan kiranya si kecil akan lahir?

Proses kehamilan biasanya akan berlangsung selama 38 minggu hingga 42 minggu, dimana pada waktu – waktu tersebut si kecil bisa lahir setiap saat maka diperlukan persiapan yang matang untuk menghadapi waktu – waktu tersebut.

Menghitung usia kehamilan dapat dilakukan dengan ultrasonografi (USG) dimana dengan menggunakan usg, ibu dapat melihat foto janin. Selain dengan USG, menghitung usia kehamilan juga dapat dilakukan sendiri dengan menggunakan kalkulator kehamilan. Dimana penggunaan kalkulator kehamilan ini juga sangat mudah dan efektif, para ibu tinggal mengunduh aplikasi yang ada di ponsel masing masing dan hanya membutuhkan tanggal pertama terakhir menstruasi.

Lantas apa pentingnya menghitung usia kehamilan bagi ibu dan si kecil? Berikut beberapa alasan pentingnya menghitung usia kehamilan.

  1. Mengetahui Perkembangan Janin

Menghitung usia kehamilan dapat membantu melihat perkembangan janin. Selama proses kehamilan, janin akan mengalami perkembangan sesuai dengan usia janin. Perkembangan janin dapat dipantau dan dapat dilihat apakah perkembangan janin sesuai dengan usia janin normal pada umumnya.

Mengetahui perkembangan janin juga dapat menjadi acuan untuk ibu dalam perhitungan nutrisi yang dikonsumsi agar sesuai dengan kebutuhan ibu dan juga janin.

  1. Mengetahui Perkiraan Tahap Trimester yang Akan Dilewati

Selama proses kehamilan, ibu akan melewati beberapa tahap trimester yaitu trimester pertama, trimester kedua dan trimester ketiga. Pada setiap tahap trimester ini, ibu akan mengalami berbagai perubahan yang akan dirasakan pada tubuhnya baik secara fisik maupun secara emosional. Biasanya emosi ibu hamil akan mengalami naik turun pada setiap trimesternya.

Ibu juga bisa mempersiapkan apa saja yang diperlukan untuk melewati trimester – trimester ini, berdasarkan perubahan yang akan dialami pada tiap tahapnya.

  1. Mengetahui Hari Perkiraan Lahir

Dengan menghitung usia kehamilan, ibu dapat memperkirakan hari kelahiran si kecil. Kehamilan normal biasanya membutuhka waktu 38 minggu hingga 40 minggu dimana si kecil dapat lahir kapan saja pada selang waktu tersebut. Jika si kecil lahar sebelum hari itu maka akan prematur.

Berbagai manfaat akan dapat dirasakan dengan mengetahui hari perkiraan kelahiran si kecil dimana dengan mengetahui hari perkiraan lahir si kecil, ibu dapat mempersiapkan berbagai hal seperti cuti kelahiran, barang – barang untuk masa persalinan, kebutuhan si kecil ketika lahir dan yang paling penting adalah ibu dapat mempersiapkan mental untuk menghadapi persalinan yang akan dilalui nantinya.

Menghitung hari perkiraan lahir dapat dihitung dengan rumus sederhana yang dapat dihitung di rumah. Rumus ini menggunakan hari pertama hari terakhir menstruasi sehingga selalu pastikan para calon ibu memperhatikan dan mengingat kapan hari pertama menstruasi serta siklus setiap bulannya.

Rumus hari perkiraan lahir adalah :

Hari Pertama Hari Terahir Menstruasi + 7 Hari – 3 Bulan + 1 Tahun

Menjaga kandungan selama proses kehamilan berlangsung sangat penting, selalu perhatikan asupan makanan yang dikonsumsi agar selalu mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu dan perkembangan janin. Melihat betapa pentingnya mengetahui usia kehamilan, sangat disarankan untuk memeriksakan selalu kehamilan dengan dokter agar perkembangan janin di dalam kandungan dapat terpantau serta tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya.