Mencari jasa desain banner itu sangat mudah. Tapi, mencari yang cocok dan bisa meningkatkan bisnis Anda, itulah yang sulit. Semua memerlukan persiapan khusus agar proses pemilihan jasa desain jadi lebih efektif. Apakah nantinya digunakan untuk kepentingan marketing atau sales, itu saja dulu. Berikut persiapannya.

  1. Memahami Tujuan Marketing dan Sales

Banyak orang yang masih salah paham dengan pemanfaatan strategi marketing dan sales. Mereka beranggapan, bahwa marketing dan sales itu punya satu tujuan, yakni menjual produk. Sebenarnya bukan begitu. Kedua ilmu tersebut membahas 2 hal yang berbeda. Marketing ditujukan untuk memuaskan konsumen. Sedangkan sales adalah aktivitas dalam penjualan produk.

Jika marketing hadir membawa manfaat pada masyarakat, maka sales adalah kegiatan menjual produk bermanfaat tersebut. Jadi, perihal “layanan” itu masuk kategori mana? Pastinya bukan marketing dan sales. Hanya saja, nilai seperti kecepatan respons masih masuk ke ranah marketing, tapi bersifat indirect atau tidak langsung.

  1. Menentukan Buyer Persona

Dalam ilmu marketing, penerapan buyer persona untuk menciptakan desain banner itu sangat penting. Bahkan sangat fundamental. Adanya buyer persona membuat strategi marketing jadi berkali-kali lipat lebih efektif dibanding hanya “mengira-ngira”. Hasilnya pun bisa ditakar dan dikalkulasi ulang untuk menerapkan strategi pemasaran berikutnya.

Buyer persona itu berkaitan erat dengan profil “target audien”. Isinya seperti hobi, perilaku, usia, dan lain-lain. Nah, target audien berbasis imajiner inilah yang dinamakan dengan buyer persona. Strategi marketing akan sangat efektif jika brand Anda sudah bisa diimajinasikan berdasarkan buyer persona.

  1. Tahu Alur Buyer Journey-nya

Jika buyer persona adalah sosok imajiner dari target audien Anda, maka buyer journey merupakan perjalanan yang akan dilaluinya sebelum menjadi konsumen atau pelanggan. Buyer journey selalu dimulai dari awareness atau kesadaran terhadap brand milik Anda. Apakah target audien sudah kenal produk plus brand Anda atau belum. Itu PR-nya.

Kemudian, jika sudah kenal, masuk ke ranah “attraction” atau cara agar bisa menarik perhatian mereka. Tahap selanjutnya adalah “decision” atau pilihan. Apakah mereka ingin melanjutkan perjalanan untuk menelusuri produk Anda atau tidak. Terakhir adalah “action” yang hanya berarti 2 hal, yakni apakah mereka mau berlangganan/membeli atau tidak.

  1. Tahu Batasan Kebutuhan Anda

Punya modal uang banyak saja belum cukup untuk mendapatkan sosok penyedia jasa desain banner yang tepat. Jangan sampai si desainer yang mengarahkan Anda. Akan tetapi, arahkan mereka agar sesuai dengan tujuan pembuatan banner. Minimal tahu dan bisa menyesuaikan dengan target audien yang selama ini Anda bidik.

Kemudian ketahui batas kebutuhan Anda. Gunakan sumber daya (uang) secara efektif dan tepat guna. Jika ada desainer yang menawarkan tarif murah dengan kualitas terbaik, segera pilih. Tapi jarang sih yang membuat penawaran seperti itu. Sebab aturan “uang membawa rupa” masih berlaku hingga sekarang.

  1. Pahami Manfaat Banner secara Mendetail

Adanya banner rupanya membawa banyak kemudahan ketika menerapkan strategi marketing maupun sales. Banner itu bersifat ringkas, padat, informatif, dan diminati target audien. Fokuskan proses pembuatan banner berdasarkan kebutuhan target audien. Bukan berdasarkan apa yang menurut Anda bagus. Nanti nilai konversinya jadi rendah. Kan sayang.

Saat ini, jasa desain banner bisa Anda dapatkan lewat jalur independen ataupun menggunakan pihak ketiga. Jika takut ditipu dan sebagainya, lebih baik gunakan pihak ketiga seperti marketplace. Contohnya Fastwork. Di sana, Anda akan dengan mudah menemukan penyedia desain banner terbaik. Mulai dari kelas pemula hingga profesional.